Bali Sudah Buat Helipad Rp2 M, Obama Batal Datang

Mediaumat.com- Panitia KTT APEC di Bali telah memenuhi permintaan pihak Presiden Barack Obama, salah satunya adalah pembangunan helipad. Helipad yang menghabiskan dana hingga Rp2 miliar itu sudah rampung, namun Obama ternyata batal datang.

Sebelumnya beberapa waktu lalu Wakil Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP KTT APEC, Letnan Kolonel (Armed) Kadek Arya, mengatakan bahwa helipad ini adalah salah satu permintaan dari pihak Obama. Selain helipad, mereka juga meminta parkir khusus utuk pesawat kepresidenan Air Force One.

Direktur BTDC Nyoman Cakra mengaku helipad untuk Obama sudah siap dioperasikan. Landasannya pun telah dicoba baru-baru ini. “Helipad ini merupakan yang terbesar di Indonesia,” kata Cakra.

Cakra mengatakan bahwa helipad itu berdiameter 46 meter dan telah dikerjakan selama dua bulan. Biaya yang dihabiskan mencapai Rp2 miliiar.

Obama akhirnya membatalkan kunjungannya ke Bali setelah anggaran pemerintah AS tidak juga disepakati kongres. Selain Indonesia, Obama juga membatalkan kunjungan ke Brunei, Malaysia dan Filipina.

Lantas bagaimana nasib helipad Rp2 miliar tersebut?

Kepala Penerangan Kodam IX Udayana, Kolonel Wing Handoko, mengatakan bahwa helipad tersebut tidak akan terbengkalai. Dia menegaskan, kepala negara lainnya yang hadir bisa ikut menggunakan landasan helikopter tersebut.

“Kalau memang kepala negara lain membutuhkan, silakan digunakan, tidak terbatas pada Obama. Silakan berkoordinasi,” kata Handoko kepada VIVAnews, Jumat 4 Oktober 2013.

Hal serupa sebelumnya telah disampaikan oleh KTT APEC, Letjen TNI Loedewijk F. Paulus. Dia mengatakan, helipad itu bisa digunakan karena keterbatasan helipad di kawasan Nusa Dua.
“Helipad itu disiapkan untuk seluruh pemimpin negara APEC. Fasilitas ini kan jumlahnya memang terbatas di Nusa Dua. Kami hanya memiliki beberapa,” ujar Loedewijk.[] (viva/fm)

source: http://mediaumat.com/news-dalam-negeri/4875-bali-sudah-buat-helipad-rp2-m-obama-batal-datang.html

title: Bali Sudah Buat Helipad Rp2 M, Obama Batal Datang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *