Dengan Tandon Air Bersih, Warga Gimbal Tak Perlu Bayar Mahal

Hidayatullah.com– Sabtu (30/11/13) malam, sebagain warga desa Dusun Gimbal, Desa Parang, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah.
Warga berkumpul di rumah Ketua RT untuk mengadakan syukuran atas bantuan tandon air bersih dari Baitul Maal Hidayatullah (BMH).
Dusun yang terletak di pegunungan yang langsung berbatasan dengan laut, kondisi daerah Paranggupito secara umum berbatu karang. Tidak ada sumur di kawasan tersebut. Sangat sulit air.
Bahkan air dari PDAM sendiri harus mengalir sepekan dua kali yaitu hari Selasa dan Jum’at. Itupun tidak semua warga bisa merasakan manfaatnya.
“Airnya tidak sampai kesini pak, inilah yang sering dikeluhkan warga,” ujar Suprapto, Ketua RT Dusun Gimbal.
Di desa Parang tersebut satu-satunya sumber air adalah mata air yang terletak di puncak gunung. Jadi air mata air tersebut hanya bisa dinikmati pada saat kemarau.
“Di musim hujan warga tidak bisa menggunakan air tersebut, keruh kondisinya. Inilah kesulitan yang paling berat dirasakan warga,” imbuh Ketua RT.
Sementara itu, di musim kemarau, meskipun air bisa dinikmati, tetapi pemanfaatannya tidak bisa merata. Akibatnya warga kembali harus bersusah payah mendapat air.
“Jika musim kemarau datang, warga harus rela merogoh saku untuk membeli air bersih. Harga untuk satu tangki air bersih sebesar Rp. 130 ribu. Dan tidak semua warga mampu membeli air sendiri,” terangnya.
“Di sini kebanyakan warganya adalah petani, untuk tanaman padi itu hanya bisa panen setahun sekali,” ujar Suprapto.
Biasanya warga membeli secara patungan. Bagi yang ada uang bisa membeli satu tangki untuk digunakan selama sebulan.
“Jika tidak ada uang, biasanya kami patungan untuk membeli air tangki,” ujar salah seorang warga.
Bantuan Tandon Air
Alhamdulillah, kecemasan akan air bersih kini tidak begitu menghantui warga Dusun Gimbal lagi. Pasalnya BMH melalui kepedulian para donatur telah berkunjung ke Desa Parang, tepatnya Dusun Gimbal, menginap selama beberapa hari untuk berbagi cerita dengan penduduk setempat.
Hasilnya, warga Dusun Gimbal pun mendapatkan bantuan tandon air yang dirasa cukup untuk mengatasi kesulitan mendapatkan air bersih seperti dialami selama ini.
“Alhamdulillah, terimakasih BMH, terimakasih para donatur BMH. Semoga kepedulian ini menjadikan kita mendapatkan keberkahan dari Allah,” ujar Suprapto.
Program bantuan tandon untuk air bersih di Dusun Gimbal tersebut merupakan program yang ketiga untuk membantu warga Desa Parang.
“Ada tiga tandon yang telah kita pasang di Desa Parang ini dengan harapan dapat membantu persediaan air bersih warga,” ungkap Suwito Fatah, Kepala Departemen Pendayagunaan BMH Pusat.
Tandon air tersebut dibuatkan tempat dari batu bata dengan ketinggian sedang dan diletakkan di tengah-tengah rumah warga Dusun Gimbal, sehingga semuanya bisa merasakan manfaat tandon penampungan air tersebut.
“Dengan kapasitas 5.700 liter, tandon tersebut insya Allah bisa menjadi solusi terhadap 34 KK warga Gimbal mendapatkan air bersih,” pungkasnya.
Apalagi jika musim hujan datang, tandon juga akan menjadi penampungan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air warga.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan program bantuan untuk penampungan air bersih ini bisa menjadi solusi warga dusun Gimbal yang sangat kesulitan untuk memperoleh air bersih, sehingga air inipun mengalirkan kebahagiaan” ujar Iqbal, penanggungjawab Program Air Bersih di Jawa Tengah tersebut.*/kiriman Imam Nawawi

Source: http://www.hidayatullah.com/read/2013/12/10/7684/dengan-tandon-air-bersih-warga-gimbal-tak-perlu-bayar-mahal.html

http://pesantrenmasyarakat.com/blog/dengan-tandon-air-bersih-warga-gimbal-tak-perlu-bayar-mahal.html Dengan Tandon Air Bersih, Warga Gimbal Tak Perlu Bayar Mahal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *