Ibu Indonesia, Gendong Anak, Nyapu di Al Azhar

Di koran South Al Azhar yang terbit pada tanggal 15/11/2013, terpampang sebuah foto mengenai seorang wanita yang sedang menyapu di komplek universitas Al Azhar sambil menggendong balitanya. Di bawahnya tertulis sebuah judul,”Ibu Indonesia Membawa Balitanya dengan Salah Satu Tangannya, Sedangkan Tangan Lainnya Memegang Sapu untuk Membersihkan Halaman Universitas”.
Tak disebut siapa nama ibu yang sedang menuntut ilmu di Al Azhar itu, namun yang jelas ia adalah bagian dari mahasiswa Al Azhar di Mesir yang tergerak untuk membersihkan Universitas Al Azhar, pasca demonstrasi mahasiswa yang berlanjut pada penyangan terhadap gedung adminstrasi Al Azhar.
Sebagaimana diberitakan oleh media di akhir Oktober lalu, bahwa para demonstran dari mahasiswa pro Mursy mencoreti dinding kantor administrasi Al Azhar tempat berkantornya Dr. Usamah Al Abd, rektor Al Azhar. Selanjutnya para demonstran melemparinya dengan batu, pot, dan benda-benda lainnya, lantas menjebol tembok dan akhirnya masuk ke gedung tersebut. Dari dalam gedung demontran menghambur-hamburkan dokumen ke luar melalui candela, serta melemparkan kursi dan peralatan kantor lainnya. Pasca demonstrasi rusuh itu, gedung administrasi rusak dan sebagian ruangan pun terbakar. (Baca, Mahasiswa Pro Mursy Serang Kantor Al Azhar)
Inilah yang menggerakkan mahasiswa Al Azhar dari Indonesia tergerak untuk melakukan kerja bakti membersihkan gedung dan komplek Al Azhar dengan tajuk Hamlah Tandzif Jami’ah Al Azhar As Syarif (Kampanye Pembersihan Universitas Al Azhar Asy Syarif). Disamping membersihkan komplek, mereka juga melakukan pengecatan pagar dan dinding Al Azhar.
“Kami marah ketika menyaksikan coretan-coretan makian di dinding. Kami di sini tidak memperhatikan piramid, kami memperhatikan Al Azhar”, kata Amrizal presiden PPMI (Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia) Mesir yang juga penggagas acara ini sebagaimana dikutip South Al Azhar.
Amrizal menambahkan, bahwa ia bersama rekan-rekan yang berpertisipasi dalam gerakan ini dikarenakan mencintai Al Azhar,”Serta agar dunia mengetahui bahwa Al Azhar berada di hati kami semua”.
Muhammad Shafqi Hananta, mahasiswa di Fakultas Syari’ah yang berpartispasi dalam gerakan ini juga berkata,”Al Azhar bukan hanya milik warga Mesir saja, namun ia milik seluruh umat Islam. Dan kami datang ke sini untuk Al Azhar”.
Tidak hanya diikuti oleh para pencari ilmu saja, kerja bakti ini sendiri diikuti oleh pejabat Atase Pendidikan Kedutaan Republik Indonesia untuk Mesir, Fahmi Luqman.
Aktivitas yang dilakukan para mahasiswa Indonesia ini pun memperoleh perhatian besar dari rektor Universitas Al Azhar Dr. Usamah Al Abd. Beliau pun memberi komentar,”Mereka memiliki pesan yang jelas yakni mencari ilmu dan mengambil manfaat dari para syeikh Al Azhar”.
Menurut rektor yang juga pakar dalam fiqih madzhab Hanafi ini, apa yang dilakukan mahasiswa Inonesia ini bukanlah hal yang baru bagi meraka, dimana mereka saat ini juga memberi kontribusi dalam pembangunan asrama senilai 30 juta pound Mesir, untuk menampung pelajar Indonesia di Mesir.

Source: http://www.hidayatullah.com/read/2013/11/21/7420/ibu-indonesia-gendong-anak-nyapu-di-al-azhar.html

http://pesantrenmasyarakat.com/blog/ibu-indonesia-gendong-anak-nyapu-di-al-azhar.html Ibu Indonesia, Gendong Anak, Nyapu di Al Azhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *