Masjidil Haram Lengang, Cium Hajar Aswad Dibuat Antrian

Hidayatullah.com– Masa operasional haji 1434H/2013M sudah hampir berakhir. Seluruh jamaah haji berangsur meninggalkan kota Makkah. Kecuali yang masih sakit dan dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi, seluruh jamaah haji Indonesia juga sudah dipulangkan ke Tanah Air dan diberangkatkan ke Madinah untuk melaksanakan Arbain; yaitu salat berjamaah di Masjid Nabawi dalam empat puluh waktu secara berturut-turut.
Makkah mulai sepi, Masjidil Haram pun mulai lengang. Namun, masih ada sejumlah jamaah haji dari kawasan Afrika dan beberapa negara Timur Tengah yang tampak melakukan ibadah umrah di Masjidil Haram.
Senin (11/11/2013), area tawaf sudah semakin longgar hingga kesempatan untuk beribadah di sekitar Ka’bah semakin luas. Bahkan, sebelum salat jamaah Subuh dimulai, tampak orang-orang yang membentuk barisan antrian untuk mencium Hajar Aswad. Demikian pantauan Media Center Haji (MCH) Daker Makkah saat salat Subuh dan Tawaf Wada’ di Masjidil Haram,
Sementara sebagian jamaah melakukan tawaf, sebagian lainnya salat sunnah di maqam-maqam mustajabah, seperti Hijir Ismail dan Maqam Ibrahim.
Selesai Subuh berjamaah, awalnya jamaah langsung berebut kesempatan untuk bisa mencium Hajar Aswad. Namun, tak lama kemudian Askar Masjidil Haram menertibkan dan mengatur agar jamaah membentuk barisan antrian.
Barisan dibagi menjadi dua. Barisan pria menyusur bagian sisi tembok Kabah ke arah Rukun Yamani, sedang barisan perempuan menyusur sisi tembok Kabah ke arah Hijir Ismail. Askar mengatur giliran mencium Hajar Aswad antara barisan laki-laki dan perempuan. Kurang lebih setelah dua puluh orang laki-laki mencium Hajar Aswad, gentian 20 orang perempuan; begitu dan seterusnya.
Suasana di sekitar Hajar Aswad yang biasanya penuh dengan orang-orang berdesakan pun menjadi teratur. Para jamaah berkesempatan untuk mencium Hajar Aswad dengan tertib dan tenang. Bahkan, tidak jarang jamaah yang sudah berkesempatan untuk mencium, kembali lagi mengantri agar bias mencium Hajar Aswad yang kedua atau bahkan ketiga kali.
Masjidil Haram mulai lengang, jamaah pun dapat diatur agar bisa mencium Hajar Aswad secara bergantian, tanpa harus berebutan.
Petugas Daker Makkah Pulang
Usai melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melayani jamaah haji Indonesia yang menjadi tamu-tamu Allah (dhuyuf ar-Rahman), petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah hari ini (11/11/2013) dipulangkan ke Tanah Air.
Proses pemulangan dilakukan dalam dua gelombang. Menurut Kasi Pelayanan Pemulangan, Miftahul Maulana, gelombang pertama terdiri dari 50 orang petugas dan diberangkatkan dari Makkah ke Jeddah pada pukul 03.00 dini hari waktu Arab Saudi. “Mereka dijadwalkan akan diterbangkan ke Tanah Air dengan menggunakan pesawat Saudi Airlines melalui Terminal Haji Arab Saudi pada pukul 11.00,” kata Miftah.
Adapun gelombang dua, berjumlah 355 orang. Mereka akan diberangkatkan dari Makkah menuju Jeddah pada ukul 13.00.
“Mereka akan diterbangkan ke Tanah Air dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia melalui TerminalHaji Arab Saudi pada pukul 19.30 WIB,” ujar Miftah.*

Source: http://www.hidayatullah.com/read/2013/11/12/7233/masjidil-haram-lengang-cium-hajar-aswad-dibuat-antrian.html

http://pesantrenmasyarakat.com/blog/masjidil-haram-lengang-cium-hajar-aswad-dibuat-antrian.html Masjidil Haram Lengang, Cium Hajar Aswad Dibuat Antrian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *