NGELES Soal Tragedi Rohingya, Suu Kyi DIMARAHI Habib Nabil Almusawa

Portal Dunia – NGELES Soal Tragedi Rohingya, Suu Kyi DIMARAHI Habib Nabil Almusawa

Habib Nabil Almusawa, seorang pemimpin Majelis Rasulullah menghardik keras pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi.

Kemarahan Habib Nabil memuncak saat menanggapi pernyataan Aung San Suu Kyi yang mengeluarkan peringatan tentang adanya kesalahan informasi yang diterima beberapa negara terkait Rohingya.

 Wajar saja bila Habib Nabil bercuit lantang, pasalnya, melalui akun Facebook resminya, Suu Kyi menuding  Wakil Perdana Menteri Turki telah menyebarkan informasi tidak benar melalui akun Twitternya. Informasi yang dimaksud berupa foto, yang kemudian dihapus. Menurut Suu Kyi, gambar tersebut tidak berasal dari Myanmar.

 “Informasi yang diberikan kepada wakil perdana menteri Turki itu sebagai puncak gunung es adanya kesalahan informasi,” kata Suu Kyi dalam sebuah pernyataan di akun Facebook resminya, seperti dilansir Reuters, Rabu, 6 September 2017.

 Menurut Suu Kyi, kesalahan informasi tersebut tentu bisa merusak hubungan antarbeberapa negara dan justru malah menciptakan banyak masalah lagi di kalangan negara-negara lain. Dampaknya, ujar Suu Kyi justru akan menaikkan pamor pihak-pihak yang dianggap Myanmar sebagai teroris.

Suu Kyi juga menyalahkan “teroris” tersebut atas adanya kesalahan informasi yang merebak ke berbagai negara ihwal kekerasan yang terjadi di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. Dia juga merasa mendapat tekanan dari negara-negara yang mempunyai populasi Muslim selama konflik terjadi.

 Namun anehnya, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres justru memperingatkan dengan keras adanya risiko pembantaian etnis di Myanmar dalam tragedi kemanusiaan yang dialami etnis Rohingya.

 Kekerasan yang telah berkecamuk selama hampir dua pekan di Rakhine ini bisa menjadi malapetaka kemanusiaan yang luas. NGELES Soal Tragedi Rohingya, Suu Kyi DIMARAHI Habib Nabil Almusawa Sumber: Muslimina/Portal Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *