Resensi Buku : Babad Dipanigara, Karya Monumental, Warisan dari Pangeran Diponegoro

Portal Dunia – Resensi Buku : Babad Dipanigara, Karya Monumental, Warisan dari Pangeran Diponegoro

img20170119065511EramuslimPlaza – Babad Dipanigara ini ditulis sendiri oleh Pangeran Diponegoro atau Kanjeng Sultan Abdul Hamid saat diasingkan di Manado, Sulawesi Utara. Naskah aslinya ini tidak semata untuk menghibur diri selama di pengasingan, namun secara cerdik, sesungguhnya merupakan rangkuman pengetahuan serta kepekaannya akan kondisi lokal kerajaan di Jawa saat itu yang terlalu banyak mendapat campur tangan Belanda.

Babad Dipanigara berisi cerita tentang Kerajaan Majapahit dan Kejayaannya pada masa Raja Brawijaya ke 4 (Hayam Wuruk), hingga keturunannya, yang menjadikan cikal bakal tumbuhnya kerajaan Islam di Jawa Tengah. Selain sejarah Nabi Nabi, kisah para sunan juga diceritakan secara runut.

Di bagian lain, dimuat pula sejarah Jawa , asal mula pembagian wilayah Kerajaan Mataram dan Pati. Diperkaya dengan cerita rakyat dan awal cerita adanya hikayat ratu laut selatan. Sebelum kemudian dilanjutkan dengan perpecahan Kasunanan Surakarta dengan Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat, Konflik terhadap orang orang Cina, serta peran dan perjuangan Pangeran Dipanigara sendiri yang berperang dengan kafir Belanda dalam perang Jawa dan berakhir dengan pengasingannya ke Manado. Dan pangeran yang selalu menyebutkan si penjajah Belanda dengan sebutan si Kafir.

Naskah Babad Dipanigara ini sendiri mendapatkan pengakuan dunia melalui Unesco pada tahun 2013 sebagai memory of the world , dikukuhkan sebagai salah satu manuskrip yang merangkum berbagai catatan penting dalam sejarah….

So jangan ketinggalan memilikinya…stok terbatas !

Judul Buku : Babad Dipanigara

Karya : Pangeran Diponegoro

Harga : Rp 100.000 (belum termasuk ongkos kirim)

Bagi yang berminat memesannya , silahkan menghubungi lewat telpon atau mengirimkan sms atau WA ke 085811922988 atau email ke [email protected], dengan menyebutkan nama pemesan, judul buku dan alamat kirimnya, agar kami segera meresponnya.

loading…

Resensi Buku : Babad Dipanigara, Karya Monumental, Warisan dari Pangeran Diponegoro Sumber: Eramuslim/Portal Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *