Setnov Tersangka, Jokowi Diminta tak Bersandiwara dan Segera Tegaskan Posisi Golkar Dalam Koalisi

Portal Dunia – Setnov Tersangka, Jokowi Diminta tak Bersandiwara dan Segera Tegaskan Posisi Golkar Dalam Koalisi

Setya Novanto dan Megawati Soekarnoputri (kabar24)

intelijen – Presiden Joko Widodo dinilai banyak pihak belum menunjukkan ketegasan dalam agenda pemberantasan korupsi, khususnya terkait kasus korupsi e-KTP yang menjerat Ketua DPR Setya Novanto. Bahkan ketegasan Jokowi dinilai kalah dari Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Aktivis Indonesia Corruption Watch Adnan Topan Husodo menegaskan, sejak awal Setya Novanto (Setnov) sudah jelas-jelas menjadikan Jokowi sebagai tameng dalam menghadapi kasus E-KTP ini. Misalnya, Novanto menolak diperiksa KPK sebelum lembaga antirasuah itu mengantongi izin Presiden.

Terkait sikap Jokowi pada Setnov, tokoh Progres 98, Faizal Assegaf, menegaskan bahwa tokoh-tokoh partai koalisi di Pemerintahan Jokowi mulai cari aman, terkait kasus Setnov.

“Setya Novanto tersangka, Luhut bungkam, Surya Paloh berpestaria sementara Jokowi masih ngeles. Mereka semua satu komplotan koalisi, kini mulai cari aman. *FA*,” demikian tulis akun Twitter @progres_98.

Tak hanya itu, Faizal juga mendesak agar Jokowi segera menentukan posisi Golkar, apakah tetap dalam koalisi atau tidak.

“Seluruh rakyat Indonesia meminta Jokowi sebagai petugas partai yg berkoalisi dgn Golkar agar segera temui Stenov dan memberi keterangan resmi: Apakah Golkar ttp dlm koalisi atau tidak? Jgn bersandiwara! @faizalassegaf,” tulis @progres_98.

Soal ketidaktegasan Jokowi, Adnan menilai, sikap Presiden Jokowi yang tidak tegas tehadap Setnov karena pertimbangan faktor politik, yakni terkait posisi Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Partai Golkar adalah bagian dari koalisi pemerintah saat ini dan sudah menyatakan dukungan ke Jokowi untuk pemilu 2019.

Jokowi sebelumnya merespons alasan Novanto yang menolak memenuhi panggilan pemeriksaan di KPK karena tak ada izin Presiden. Jokowi menyerahkan segala proses hukum tersebut kepada tata acara yang berlaku.

“Buka undang-undangnya semua. Buka undang-undangnya. Aturan mainnya seperti apa, disitulah diikuti,” ujar Jokowi sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi Istana (15/11).

Share Button

Related Posts

Setnov Tersangka, Jokowi Diminta tak Bersandiwara dan Segera Tegaskan Posisi Golkar Dalam Koalisi Sumber: INTELIJEN/Portal Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *