Tak Dapat Izin Aparat, Perayaan Asyuro Syiah di Bandung pindah ke Mutahhari

hidayatullah.com/Ngadiman
Jalal saat membacakan kisah Ali dan tragedi Karbala

Hidayatullah.com— Perayaan Asyuro Nasional oleh Ikatan Jamaah Ahlul Bait (IJABI) salah satu organisasi Syiah di Gedung Istana Kana Kawaluyaan Kota Bandung batal terlaksana. Acara tidak mendapat izin pihat kepolisian.
Meski demikian, acara tetap berlangsung seadanya dengan berpindah tempat ke kawasan SMA Muthahhari, sekitar lima kilometer dari lokasi semula.
Meski sejak Kamis siang Kota Bandung sudah diguyur hujan, tidak menghalangi peserta untuk datang dan mengikuti acara hingga selesai.
Pantauan hidayatullah.com acara yang berlangsung Kamis sore (14/11/2013) sesuai undangan dimulai pukul 17.00 hingga 23.00 WIB tersebut mendapat penjagaan dari aparat kepolisian.
Acara yang semula akan berlangsung di gedung akhirnya hanya di gelar dengan memanfaatkan halaman sekolah dan jalan yang dipasangi tenda.
Sebagian peserta nampak duduk di kursi yang terbatas, sebagian duduk di jalan dengan beralaskan seadanya sementara sebagian lagi ada yang berdiri berdesakan dengan sesekali terkena rintikan hujan.
Acara dimulai dengan shalawatan, senandung tentang Imam Husain, syair dan pembacaan ziarah singkat yang dipandu oleh pembawa acara.
Menjelang malam Ketua Dewan Syuro IJABI, Jalaluddin Rakhmat tampil dengan membacakan tulisan berjudul “Para Pahlawan Cinta” yang berisi kisah perjalanan Ali bin Abi Thalib hingga peristiwa terbunuhnya Imam Husain di Padang Karbala.
Seribuan peserta dari berbagai usia dengan pakaian serba hitam terlihat larut menyimak kisah Ali dan Husain yang dibawakan Jalal dengan gaya puitis.
Beberapa peserta yang sempat hidayatullah.com temui mengaku berasal bukan kawasan Bandung. Sebagian lain mengaku dari luar kota seperti Sukabumi, Cianjur, Jakarta, Majalengka bahkan ada yang mengaku dari Pekalongan Jawa Tengah.
Saat ditanya motivasinya mereka mengaku datang ke acara Asyuro Syiah ini mereka mengaku karena kecintaannya kepada keluarga Nabi khususnya Husain.
“Pengorbanan kami ke sini belum sebanding jika dibandingkan dengan kesyahidan Imam Husain, itulah yang membuat kami semua kumpul disini,” ujar salah satu peserta yang mengaku dari Jakarta sambil menawarkan buku berkaitan dengan Syiah.
Acara serupa juga digelar di kawasan Jalan Kembar Kota Bandung.
Perayaan Asyuro ditempat ini dipimpim langsung oleh Ketua Majelisnya, Habib Alwi Assegaf.
Berbeda dengan di Muthahhari, pantauan hidayatullah.com semalam perayaan di lokasi Habib Alwi jumlah pesertanya lebih banyak.
Sebelumnya, sejumlah Ormas Islam hari Senin (11/11/2013) mendatangi Mapolda Jabar di Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung untuk menyampaikan surat penolakan acara yang diselenggarakan kaum Syiah tersebut.*

Source: http://www.hidayatullah.com/read/2013/11/15/7306/tak-dapat-izin-aparat-perayaan-asyuro-syiah-di-bandung-pindah-ke-mutahhari.html

http://pesantrenmasyarakat.com/blog/tak-dapat-izin-aparat-perayaan-asyuro-syiah-di-bandung-pindah-ke-mutahhari.html Tak Dapat Izin Aparat, Perayaan Asyuro Syiah di Bandung pindah ke Mutahhari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *