Tingginya Tren Pornoaksi Anak di Jakarta Makin Meresahkan

Ilustrasi: Perilakus seks remaja

Hidayatullah.com – Pakar manajemen pendidikan anak Sofia Hartati mengaku resah dengan tingginya tren aksi pornografi dan pornoaksi remaja dan anak di bawah umur di Jakarta.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyebutkan setidaknya ada 84 laporan pornografi dan pornoaksi yang masuk ke KPAI selama Oktober 2013 . Seluruhnya dilakukan oleh anak-anak dari kalangan pelajar di bawah umur, khususnya di Jakarta.
“Sungguh ini sangat memprihatinkan,” kata Sofia Hartati dalam perbincangan dengan hidayatullah.com , Sabtu (16/11/2013).
Hartati menjelaskan, kondisi saat ini anak anak dan remaja sedang dihadapkan pada tantangan moral yang sanga berat akibat stimulus yang datang terlalu banyak yang dominan melalui media.
“Mereka berbuat seperti karena pengaruh media juga. Media telah banyak rupa, beragam gadget, tayangan TV lokal dan internasional yang sangat massif tanpa ada sensor yang serius,” terang Hartati.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini menilai maraknya gadget teknologi informasi bukan berarti menjadi sesuatu yang harus dilarang karena menurutnya kondisi itu memang tidak bisa dielakkan. Ia memandang membendung hal itu menjadi pihak otoritas baik orangtua, pemerintah, dan masyarakat.
“Semua harus betul betul sama sama punya portal kesadaran bagaimana melindungi anak anak dari pengaruh tersebut,” ungkapnya.
Generasi muda saat ini, lanjut Hartati, tidak bisa dilarang mengakses teknologi. Tetapi orangtua harus menyadari bahwa hal itu perlu pendampingan.
Ia pun mendesak peran pemerintah melalui komisi penyiaran untuk selektif dalam memberikan izin tayangan yang sifatnya tidak positif untuk anak anak bangsa.*

Source: http://www.hidayatullah.com/read/2013/11/17/7333/tingginya-tren-pornoaksi-anak-di-jakarta-makin-meresahkan.html

http://pesantrenmasyarakat.com/blog/tingginya-tren-pornoaksi-anak-di-jakarta-makin-meresahkan.html Tingginya Tren Pornoaksi Anak di Jakarta Makin Meresahkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *