Bulgaria telah mendapatkan kemitraan dengan bank AS Citi untuk membiayai pembangunan unit tenaga nuklir di PLTN Kozloduy, menandai proyek energi terbesar negara itu dalam beberapa dekade, kata kementerian energinya pada hari Rabu.
Menteri Energi Zhecho Stankov mengadakan pembicaraan akhir di New York dengan pimpinan Citi, menyepakati pembiayaan untuk unit 7 dan 8 di lokasi nuklir Bulgaria yang akan menggunakan teknologi AP1000 milik Westinghouse.
“Perjanjian dengan Citi merupakan langkah penting bagi keberhasilan implementasi proyek energi prioritas pemerintah, yang menjamin kemandirian energi dan stabilitas jangka panjang,” ujar Stankov dalam pertemuan dengan Stephanie von Friedeburg, Direktur Global Perbankan Sektor Publik Citi.
Bagi Citi, yang bertindak sebagai koordinator eksklusif dan pengatur kredit ekspor, kesepakatan tersebut merupakan proyek pembiayaan nuklir terbesarnya di Eropa Tengah dan Timur, menurut pernyataan kementerian.
Pihak Citi tidak menyebutkan jumlah pasti pembiayaan yang disetujui dan Citi tidak dapat segera memberikan komentar kepada Reuters.
Kozloduy adalah satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulgaria dan telah ada sejak tahun 1970-an. Pembangkit ini memiliki dua reaktor 1.000 megawatt buatan Soviet yang beroperasi. Empat reaktor lainnya ditutup pada tahun 2007.
Berdasarkan rencana perluasan, unit 7 akan siap pada tahun 2033 dan unit 8 akan menyusul pada tahap selanjutnya.
Hyundai Engineering & Construction Korea Selatan menerima persetujuan parlemen di Bulgaria pada bulan Februari untuk memajukan diskusi mengenai pembangunan dua reaktor nuklir dengan kapasitas gabungan sebesar 2.300 MW.